psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

menghormati yang berdoa dan bekerja

Apa yang dilakukan orang berpuasa?

tidak makan, tidak minum, bersabar, menahan emosi, berdoa, beramal, beribadah…

lalu apakah juga termasuk menghormati yang tidak puasa?

Entah di bulan puasa ini, saya mendapati banyak orang yang tidak berpuasa. Ini memang kebetulan atau apa saya belum bisa menemukan jawabannya.

Tapi disela-sela liputan atau perjalanan, saya kerap mendapati Muslim yang mengaku tidak berpuasa. baik dengan alasan maupun tidak.

“Bapak ga puasa?” tanya saya pada seorang supir taksi

“Ga mba,” jawab bapak supir singkat.

“Iyah mba, saya ga kuat kalo puasa karena tiap hari harus ngayuh sepeda dari sunter sampai tengah kota. capek,” ujar pak Priyono penjual somay di taman Suropati.

Entah apa pikiran orang-orang tentang mereka, tapi saya berpikir mereka tak kalah religiusnya dengan orang-orang yang berpuasa lainnya.

Lagian, bekerja adalah berdoa juga bukan?

Saya malah pesimis dengan keimanan orang-orang yang tekun berpuasa tapi malah sibuk dengan ibadahnya dan bagaimana mereka menyuruh orang-orang disekitarnya untuk menghormatinya.

Seperti tingkah bapak-bapak ditaman yang mencibir bapak Priyono ketika mereka mendengar pembicaraan kami.

atau penjaga warung makan di depan kantor yang tiba-tiba menolakku ketika aku memesan makanan disana.

“ga bisa mba. belum saatnya. kalo dibungkus baru boleh,” ujarnya

Saya yang mendengarnya terpaku, mencoba mengira-ngira orang ini bercanda atau tidak.

Suara ibu-ibu dibelakang kemudian memastikan bahwa yang diucapkan pria itu seratus persen serius.

“Udahlah mas ga pa pa. Kan perempuan bisa punya halangan,” ujarnya, membuat saya terheran-heran sekaligus bertanya-tanya keheranan, kalo ga boleh beli, kenapa dia buka sebelum jam buka.

Lalu pria itu seperti terpaksa melayani saya, membuat saya sangat extra hati-hati dalam memesan makanan.

Dan selera makanan saya hilang dengan suksesnya, meski sebelumnya saya merasa kelaparan setengah mati setelah keliling kota meliput ini-itu.

Kalau memang melakukan kebaikan diharuskan di bulan puasa, saya pikir menghormati orang juga salah satu diantaranya dan itu termasuk orang-orang disekitar yang tidak berpuasa.

Tidak susah kan sebenarnya?

Advertisements

2 Responses to “menghormati yang berdoa dan bekerja”

  1. baru nemu blog mu ka..
    nice one!aku suka tulisanmu.. 🙂

  2. terimakasih Ai…
    ini cuma coret-coret iseng ajaaah sebenarnya hehehe
    aku juga senang dengan blogmu. bagaimana kamu memotret relasi ibu dan anak. so sweeet!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: