psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

prosa manis buat senyum pagi

minggu kemarin, aku dan kelik mengadakan syukuran tujuh bulanan dan  mengundang teman-teman dan keluarga dekat untuk berbagi kebahagiaan.

Tak ada yang special, acaranya begitu sederhana, tapi aku merasa bahagia sekali dikelilingi doa dan cinta yang datang dari orang-orang penting dalam hidupku.

Acaranya pun berjalan menyenangkan, tak ada yang serius. Terimakasih buat odit yang merancang semuanya dengan sangat sederhana namun berkesan.

Tapi yang paling menyentuh adalah sebuah prosa manis yang dibacakan oleh priska untuk yang kelak akan datang senyum pagi.

berikut ini kutipannya:

Doa Cinta Untuk Senyum Pagi

Sayang kami Senyum Pagi,

Selamat datang di pelukan hangat kami.
Pelukan dari dua orang yang saling mencintai dan mengagumi.

Yang paling disayang Senyum Pagi,

Setiap hari kami selalu bertanya, mirip siapa wajahmu nanti.
Apakah mirip ayahmu yang punya senyum sederhana,
atau mirip ibumu yang punya energi penuh untuk tersenyum lebar?

Yang paling dinanti Senyum Pagi,

Selama 9 bulan kami menyentuhmu dengan usapan,
dan menggodamu dengan kecupan manis melalui perut halus ibumu.

Ah rasanya luar biasa indah sekali.

Dan kini, kami tak sabar untuk menyambut kehadiranmu Senyum Pagi yang cantik.
Kami tak sabar untuk menikmati tatapanmu yang bening,
sama tidak sabarnya untuk mendengar tangisan pertamamu
yang akan terekam sempurna pada memori terdalam kami.

Kami juga tak sabar untuk merasakan cengkraman kuat jemari kecilmu
sambil melihat kedua telapak kaki kecil yang menendang-nendang bahagia.

Kelak, bola matamu yang mungil akan bertemu dengan beragam karakter manusia
dan merasakan jatuh cinta pada indahnya warna-warni alam.

Dan tangisan pertamamu akan berubah menjadi kata-kata indah
untuk menghargai sesama agar bisa menikmati setiap detik kehidupan.

Lalu jemarimu nantinya akan menggenggam cinta sederhana yang kami lafalkan setiap malam,
dan ini akan menjadi bekalmu untuk mencintai orang-orang di sekitarmu dengan tulus.
Sedangkan kedua telapak kaki kecil itu akan menjadi jejak mandiri yang tidak menyakiti alam.

Dengan segala kerendahan hati yang kami punya,
terima kasih untuk telah hadir begitu lembut dalam kehidupan kami.

Terima kasih untuk dengan berani menghampiri kehidupan kami yang sederhana ini.
Dan semoga, dengan segala ketulusan kami menerima berkat kehadiranmu,
Kami bisa melengkapinya dengan kasih yang diajarkan pemilik kehidupan kepada kami.

Begitu menyentuh, aku dan kelik harus bertempur sepenuh raga untuk melawan air mata yang sudah nangkring di ujung pelupuk mata.

terimakasih tante Priska buat doa manisnya 🙂

Advertisements

No Responses to “prosa manis buat senyum pagi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: