psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

Mari tumbuh menjadi lebih baik bersama

Namanya Siti. Umurnya 11 tahun. Aku dulu mengenalnya sebagai gadis berambut panjang yang pemalu. Dari sekian banyak muridku, Siti ini tidak terlalu menonjol, dia jarang sekali bersuara ketika kelas berlangsung. Hanya sesekali senyumnya yang lebar dan tawanya lengking yang sesekali yang berhasil menarik perhatianku.

Sudah lebih dari setahun ini, kami selalu bersama-sama. Dia termasuk yang rajin datang ke kelas. Sekitar 3 bulan lalu, dia memotong rambutnya pendek sekali. Seperti anak laki-laki. Aku pun bertanya, kenapa dia memotong rambutnya. Dengan santai, si Siti yang mungil pun menjawab dengan singkat, “Abis gerah sih miss,”

Entah karena pengaruh rambut baru atau apa, aku melihatnya bukan sebagai Siti yang pemalu dan pendiam lagi. Di kelas-kelas berikutnya dia lumayan aktif dan jadi berani.

Akhir-akhir ini, aku memang fokus mengajarkan mereka membuat kalimat. Dan untuk itu, mereka harus maju kedepan satu-satu untuk membuat kalimat. Dan Siti ini lumayan yang berani, meski masih sering melakukan kesalahan disana-sini. Tapi kalau ga salah, ga belajar bukan? begitu ujarku setiap kali mereka malu untuk maju kedepan.

Siti pun kemarin mengajukan diri menjadi petugas perpustakaan yang baru, menggantikan teman-temannya yang sudah jarang datang ke kelas. Dengan jabatan barunya, dia harus datang lebih awal setiap kelas berlangsung, untuk mendata buku yang dipinjam. Dan Siti ini adalah anak yang bertanggung jawab, dia selalu datang lebih awal, bahkan merapikan buku-buku di rak sehabis kelas selesai. Meski sering kali dia mengeluh karena ada beberapa anak yang susah dibilangin, tapi esoknya dia datang lagi sebagai petugas perpustakaan yang sigap melayani para anggotanya.

Senang sekali melihat Siti saat ini, dia jadi aktif dan pemberani. Bahkan yang terakhir, dia berhasil menyabet juara satu lomba baca puisi yang diadakan kami untuk merayakan ulang tahun kedua taman belajar bermain dan belajar rumahsenyumpagi.

Mengingatnya dulu, dirinya masih terbata-bata menbaca kalimat-kalimat bahasa inggris dalam sesi reading. Tapi sekarang, dia menunjukkan kemajuan yang pesat. Kata demi kata mampu dia baca dengan baik, meski dengan logat kampung bulaknya  yang masih kental 🙂

Aah betapa bangganya aku, melihatnya dan semangatnya. Tidak hanya Siti, tapi juga Nurul, Desty, Fira, Riska, Fatma, Amel, Imel, Derryl, Via, Lina, Putri, Wulan, Cici, Lia, Hani, Salsa, Yayang, Astri, Nabila, Achi, dan masih banyak lainnya

Dan kemarin, tak terasa, kami sudah bermain dan belajar di rumahsenyumpagi  selama dua tahun. Senang sekali melihat anak-anakku tumbuh dan berkembang menjadi pribadi-pribadi baru, yang aktif dan pemberani.

Mereka selalu datang dengan hal-hal sepele yang selalu mengejutkanku. Pernah suatu ketika, ada seorang anak memperingati anak yang lain dalam kelas untuk tidak membuang sampah. Aaah..tak terbayangkan perasaanku saat itu. Aku selalu menganggapnya sebagai hal-hal sepele yang datang dari mereka dan selalu jadi penyemangatku.

Terimakasih yah anak-anakku. Semoga di ulang tahun kedua ini, kita menjadi lebih baik lagi.

terimakasih juga buat teman-teman yang sudah membantu dan mendukung aku dan kelik. Love you all…

Advertisements

2 Responses to “Mari tumbuh menjadi lebih baik bersama”

  1. lucky kids. pengen deh belajar dengan miss ika 😀

  2. ayo miss Alia, kapan lagi datang main-main kesini. Terimakasih ya kemarin buat kunjungannya 🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: