psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

membayangkan twitter

Belum ada dua tahun saya bergabung dengan twitter, tapi baru saya memahami betapa bermanfaatnya media ini untuk kemasyalahatan bersama.

Saya ikut twitter sebenarnya karena tuntutan pekerjaan. Hampir semua orang berhubung di media ini dan saya akhirnya urun gabung dengan harapan saya bisa juga terhubung dengan mereka. Beberapa artikel terbantu dengan postingan-postingan saya di twitter. Kontak beberapa nara sumber pun bisa saya dapat dengan lumayan mudah berkat media ini. 

Lalu baru akhir-akhir ini saya membayangkan yang tidak-tidak mengenai apa yang bisa kita lakukan dengan media ini. Well, saya akui saya memang tidak begitu aktif akhir-akhir ini di sosial media. Bisa dilihat cuit saya yang tidak mencapai 1,500 bahkan di Facebook saya sekalipun, bisa dikatakan mati suri. Tapi saya masih sering menengok mereka untuk sekadar mengetahui kabar dari orang-orang yang saya kenal (baca: stalking :)) dan baca berita, saya akui Twitter juaranya kalau dalam hal ini.

Tapi lebih dari itu, menurut saya media ini bisa melakukan hal yang lebih ketimbang saya memberikan informasi dan menghubungkan orang secara personal. Tahu kan pertunjukan terakhir dari presiden kita tercinta yang mempertontonkan sikapnya terhadap kasus KPK vs Polri? Dia sendiri mengakui bahwa salah satu alasan kenapa dia akhirnya berbicara (meski rada telat ya bro) adalah komentar banyak orang di media sosial yang membuat dia gerah dan memaksa dia untuk meluruskan opini yang beredar di masyarakat di twitter dan facebook. Jadi tidak berlebihan kalo saya bilang media sosial, khususnya twitter, bisa membawa perubahan positif di masyarakat.

Satu hal yang mendorong saya menyimpulkan itu adalah dengan apa yang terjadi di pemilihan gubernur DKI  yang lalu. Saya melihat beberapa retweet dari pengikut saya yang menginformasikan beberapa pelanggaran ketika pengambilan suara. Meski kebenarannya bisa diperdebatkan, tapi saya mengamati bagaimana sebuah media sosial bisa menjadi alat pengawas untuk jalannya demokrasi di negara ini. Saya jadi paham kenapa Foke langsung terima saja kemenangan Jokowi tanpa mengajukan pemilihan ulang, karena banyak sekali laporan di twitter yang mengungkapkan kecurangan dari mantan Gubernur ketika hari pemilihan. 

Dari contoh kasus pilkada jakarta, saya kemudian membayangkan apa yang bisa twitter lakukan lainnya. Saya kepikiran kemudian bagaimana twitter bisa mengungkap kasus suap atau korupsi. Tidak perlu kasus-kasus besar yang nilainya milyaran rupiah, cukup yang kita temui sehari-hari di sepanjang jalan. Oknum polisi yang minta suap di jalan adalah salah satunya. Yang kita perlukan adalah potret dan identitas beliau (saya belum kepikiran sih gimana kita bisa mendapatkan nama mereka atau identitas mereka tapi hal ini seharusnya bisa dilakukan) dan kemudian diposting di twitter untuk diketahui banyak orang bahwa oknum ini menyalahgunakan profesinya. Postingan ini bisa berguna sebagai peringatan dan saya harap bisa juga sebagai efek jera buat para polisi kurang ajar ini yah setidaknya yang kita bisa lakukan adalah men-cc informasi ini ke akun twitter polda metro jaya 🙂

Banyak manfaat praktis lainnya yang saya bayangkan bisa kita dapat dari media sosial ini. Salah satunya info belanja mungkin, dipikir-pikir kita tidak perlu website khusus untuk tahu harga sebuah produk di sebuah supermarket, yang perlu kita lakukan hanya beberapa orang pergi ke beberapa supermarket yang berbeda dan meminta mereka untuk memposting harga-harga produk yang mereka temui. Betapa efisien dan efektifnya untuk menghemat uang belanja 🙂

 

 

 

 

Advertisements

No Responses to “membayangkan twitter”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: