psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

high maintenance friend

Ingat film When Harry Met Sally? Ah saya dapat istilah high maintenance girlfriend dari film itu. Sebutan buat cewek-cewek yang demanding dalam sebuah hubungan. Saya dan sahabat saya Odit pernah terlibat dalam pembicaraan seru membahas topik ini. Kesimpulannya saya ini cewek high maintanance.

Tapi saya tidak mau membahas hubungan kisah kasih antara perempuan dan laki-laki kali ini. Saya mau berbicara tentang pertemanan. Berada disini dikota asing dan bertemu dengan orang-orang baru, memaksa saya memulai relasi-relasi anyar dari awal.

Melelahkan. Saya pikir saya terlalu tua untuk hal ini. Saya tertatih-tertatih untuk memulai hubungan pertemanan yang baru, melakukan investasi perasaaan dan komitmen dari awal lagi. Sama kayak pacaran. Aah bukan jamannya lagi.

Saya berpikir jangan-jangan dalam hal pertemanan, saya adalah tipe yang high maintenance, susah diajak berteman. Ah mungkin juga.

Ada satu prinsip yang saya pegang teguh dalam pertemanan yaitu you give and take, karena tidak mungkin satu pihak memberi terus dan lainnya tidak melakukan apapun. Hubungan apapun itu adalah pekerjaan dua orang.

Dan ketika sebuah hubungan gagal menciptakan keseimbangan, yah susah juga untuk bisa jalan.

Tapi dipikir-pikir konsep keseimbangan yang ada dalam kepala saya untuk sebuah persahabatan mungkin terlalu ideal.

Karena susah juga mengharapkan orang untuk melakukan hal yang sama dengan apa yang kamu sudah lakukan untuk orang tersebut, dan ujungnya kok jadi pamrih.

Disini mungkin pentingnya sebuah pengertian dan pemahaman.

Tapi ada kalanya hal-hal yang sangat prinsipil yang membuat saya menjadi ya itu high maintenance friend.

Dulu perasaan tidak serumit ini. Bertemu teman sebangku, berjabat tangan lalu pulang dan pergi sekolah berbarengan dan selebihnya kami jadi sahabat yang tidak terpisahkan.

Mungkin usia jadi penyebabnya. Sebuah artikel di New York Times pernah membahas hal ini.

Salah satu yang saya iyakan di artikel itu adalah pernyataan “It takes courage for people to take the first step.”

but for me, “It also takes a great hell out of work to maintain a good friendship”

 

Advertisements

No Responses to “high maintenance friend”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: