psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

dear susilo

Sus, saya sudah tahan-tahan untuk tidak komentar mengenai segala tingkah lakumu.

Sebenarnya saya sudah tidak peduli denganmu, saya tidak mau lagi menambah daftar orang-orang yang mengumpatmu. Diamnya saya pun ada alasannya, Sus.  Asal kamu tahu saja ada yang lebih dashyat dari kebencian dan dialah ketidakpedulian. I always think ignorance beats hatred. Kalo benci, seseorang masih sudi mengarahkan pikiran dan perasaannya meski semuanya bermuatan negatif ke seseorang, sedangkan ketidakpedulian, aah you consider that person is nothing.

Tapi yang kamu lakukan akhir-akhir ini lebih dari semua itu. Kuakui tingkat kebencianku padamu sudah level dewa. 

Berawal dari ketidaktegasanmu menghadapi masalah. dan selamat untuk konsistensi anda untuk itu karena hampir semua masalah anda selalu saja enggak jelas. Setiap ada masalah, kamu selalu bungkam. Saya heran, apa sih yang membuat anda memilih bungkam ketimbang bertindak. Saya cukup tahu jabatan birokratis memang punya kecenderungan untuk lambat dalam melakukan sesuatu karena harus koordinasi ini itu, belum lagi masalah surat-surat dan hukum, tapi sumpah deh anda lemoooot banget. jangan-jangan anda diam-diam kebingunan gitu? wah kalau gitu anda layak dapat julukan pemimpin paling bingung yang pernah negara ini miliki.

berawal dari sikapmu pada pemberantasan korupsi. masih teringat jelas betapa kami harus menunggu keputusanmu masalah konflik KPK dan polri. dan kamu memilih bertindak ketika begitu banyak rakyat berkoar-koar mengenai hal ini di sosial media. cih dasar caper. saya masih ingat gayamu selangit berkhotbah didepan TV sambil memegang ipad. duileeee. tapi penampilanmu tidak bisa menutupi kebusukanmu, dengan sikap gak jelasmu di kasus ini. kamu berlagak membela KPK, tapi diam-diam tetap membatasi kerja mereka dengan hanya membiarkan mereka menelusuri kasus si jendral kacrut itu, tapi menutup akses penyelidik-penyelidik KPK ke kasus-kasus yang lebih besar melibatkan petinggi-petinggi polisi yang lain. well, you can not fool me on that one. Di mataku, kamu adalah orang yang berkata A, kemudian bertindak B, kadang C bahkan Z. dasar labil. 

Yang heboh tentu keputusanmu menerima penghargaan itu, meski menurut banyak orang kamu sama sekali tidak pantas mendapatkannya. edan, saya tidak tahu, apa sih membuat anda memutuskan untuk menerima penghargaan itu, urat malumu, dimana tuan? lalu mana itu klaim-klaim yang anda sampaikan waktu anda menerima penghargaan? belum sebulan anda menerima penghargaan itu, tapi ketika ada kasus shiah di sampang yang terusir dari tempatnya, anda memilih diam. yah ampun, bahkan saya malu menyebutkan nama anda di depan anak saya. 

belum lagi kegalauan anda dalam menaikan harga bahan bakar minyak. isunya sudah ada dari sejak kapan, tapi tidak pernah ada kepastian darimu. rakyat keburu menderita, karena rumor yang menggerakan pasar, dan para penjual sudah menaikkan harga mereka. seorang teman berkelakar, kamu kalah nyali dengan tukang jualan gorengan, yang udah berani menaikkan harga dagangannya. well, he got some points. dia lebih berani dari anda, yang sibuk mikirin reputasi partai yang anda kira akan kehilangan citra akibat keputusan kenaikan bbm ini. 

yah memang tidak ada yang lebih penting dari nasib partai, ya tuan? anda sibuk memikirkan bagaimana nasib anda di tahun 2014? well, saya kurang tahu rencana apa yang ada dikepala anda, tapi berharap anda tidak kepikiran untuk mengubah hukum yang membolehkan anda memperpanjang masa jabatan anda. aah knock knock on wood. setidaknya kalau memang itu terjadi, semoga semua orang cukup waras untuk tidak memilih anda lagi. tapi anda tentu tahu, waktu anda tidak banyak, anda punya waktu kurang dari 18 bulan lagi. tapi pernah ga sih mikir untuk bertindak yang benar sekali saja untuk rakyat ketimbang sibuk ngurus ini itu buat partai. lagian apa sih risikonya, toh anda juga tidak bakalan jadi pemimpin lagi, jadi dari pada berbuat ini itu buat nyelamatin partai yang tho ga ada gunanya (setidaknya tidak akan bisa mempertahankan posisi anda sekarang ini), mending berbuat sekali saja buat kebaikan rakyat. sekali-kali dengarkanlah kami tuan. jangan sibuk dengan agenda politikmu itu, apapun itu. ingat anda tidak punya banyak waktu lagi, susilo bambang yudhoyono. 

 

 

 

 

Advertisements

No Responses to “dear susilo”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: