psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

Kunjungan ke brisbane dan renungan bepergian dengan pagi

Yay. Libur super panjang telah tiba. Saya lepas dari segala tugas-tugas dan bacaan sampai awal Maret nanti. Ah mengingat panjangnya liburan, mestinya saya gak boleh komplen sering-sering yah waktu kuliah :P.

Liburan kali ini, kami sudah membeli tiga tiket pesawat bolak-balik untuk berwisata. Satu sudah kami beli jauh-jauh hari, sedangkan dua lainnya kami beli lumayan mendadak lantaran beberapa alasan.

Tiket yang pertama kami beli untuk mengunjungi Winta di Brisbane. Sahabat saya itu sudah mengunjungi saya musim dingin lalu, sekarang gantian saya mengunjungi. Saya penasaran dengan Brisbane, yang katanya jauh lebih sepi dibanding Melbern. Saya beli tiket hanya beberapa minggu, setelah menyocokkan jadwal dengan Winta. Singkat kata terbanglah kami kesana

Dan benar, Brisbane memang jauh lebih sepi, bahkan di pusat kotanya. Jauh beda dengan keadaan di Flinders Street yang selalu hiruk pikuk dengan wisatawan. Tapi itu yang membuatnya ‘homey’ dan kami sangat menikmatinya. Cuacanya pun tidak jauh beda dengan Indonesia. Panas, mungkin lebih panas. Matahari seperti punya sembilan nyawa disana 🙂 beda sekali dengan melbern. Tapi mungkin fasilitas publiknya belum secanggih melbern. Di beberapa tempat, kami tidak menemui fasilitas difabel, yang tentu menyulitkan orangtua yang membawa stroller :). Kami menghabiskan lima hari di Brisbane dan selama itu kami sempat menyambangi beberapa tempat wisata. Kami pun sah menjalankan ritual kami pergi ke pantai dan taman. Tapi saya tidak akan bercerita tentang acara saya jalan-jalan, kayaknya banyak website yang lebih keren dan canggih dalam memberikan tips dan tricks berwisata ke Brisbane.

Kepergian kali ini memberi beberapa pelajaran buat saya, terlebih soal urusan travelling dengan bayi. Saya sempat mengeluh di postingan sebelumnya tentang  bagaimana bepergian dengan anak itu repot dan melelahkan sekali. Dan setelah berulang kali jalan-jalan sama pagi, lagi-lagi saya diyakinkan  bahwa bepergian dengan anak kecil itu susah dan satu lagi mahal. Hormat sekali lagi buat mereka yang bisa membuatnya gampang dan murah. Bagi doong resepnyaa 🙂

Saya beruntung pagi bukan tipe anak yang super rewel. Mungkin dia sudah terbiasa. Dia sudah naik pesawat sejak umur belum dua bulan, dan sampai sekarang baru sekali kami mengalami pagi nangis hebat sampai guling-guling dilantai pesawat sebelum take off (bayangpuun). Mmm, semoga gak sampai kejadian lagi yah saudara-saudara.

Rata-rata kota di Australia semua ramah bayi, jadi kami bisa sedikit merasa tenang tidak harus memikirkan menghadapi medan berat ketika jalan-jalan. Namun, bepergian dengan anak nampaknya mengharuskan kita mengucap selamat tinggal kepada gaya backpacking. Well, bisa siih kalo maksa. Tapi saya gak tega sama anak sendiri. Kenyamanan adalah prioritas kami ketika jalan-jalan dengan pagi dan sering kali pilihan tersebut harus kami bayar dengan mahal. Seperti ketika kami memutuskan untuk menyewa mobil di Brisbane. Well, kami menyewa mobil karena kami ingin pagi tidak terlalu capek meskipun kami berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain dalam satu hari. Harga mahal yang kami bayar sebanding dengan kenikmatan yang kami rasakan. Kami bisa lebih gesit berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, bahkan mengunjungi tempat-tempat yang tidak ada dalam daftar kami. Pagi senang dan kami pun lebih senang karena tidak harus seting-sering menggendong pagi kesana kemari 🙂 Tidak hanya mood anak yang harus dijaga tapi stamina bapak ibu pun harus terjaga. Bayangkan jika anak rewel dan bapak ibu capek…waaah bakal meletus perang dunia ketiga.

Ngomong-ngomong masalah stamina, saya belajar dari beberapa pengalaman bepergian dengan pagi. Kami harus jadi super flexibel, artinya no itinerary. Karena siapa tahu mood bayi. Dia harus makan cukup dan mandi sebelum berangkat, dan itu bisa makan waktu berjam-jam. Tapi mungkin biar anak kenyang dan orangtua senang, sebaiknya bisa dicatat tempat-tempat yang ingin dikunjungi, kemudian menyusunnya seflexibel mungkin. Seperti kemarin di Brisbane, kami memutuskan untuk menunda ke Dreamworlds sehari karena sebelumnya kami terlalu lelah berjalan-jalan ke kota. Kami menggantinya dengan acara-acara jalan ke taman dan sesorean tidur siang disana untuk mengisi kembali energi. Idealnya sih, sehari jalan, sehari istirahat seperti yang kami lakukan waktu berwisata ke Padang, tapi kadang-kadang harga tiket dan jadwal kerjaan keliek membuatnya jadi tidak ideal.

Saya juga harus meredam jiwa petualangannya saya hahaha Tapi entah karena Pagi atau malas dan merasa tua, ketika kami di Dreamworlds saya malas bergabung dengan kelik menikmati atraksi permainan yang menantang adrenalin, saya lebih memilih menemani pagi menyambangi the wiggles world, naik komidi putar 😛

Pelajaran selanjutnya, saya belajar untuk gak kemaruk dan ambisius untuk mengunjungi semua tempat. Toh saya akan butuh alasan untuk kembali lagi kekota itu nantinya 🙂 dan itu yang kami lakukan awal tahun ini, mengunjungi Sydney kedua kalinya :))

(clockwise) me and Pagi posing in  City Botanic Gardens, screaming in Dreamworlds, napping in Roma Street Parkland, standing in Brisbane planetarium

(clockwise) me and Pagi posing in City Botanic Gardens, screaming in Dreamworlds, napping in Roma Street Parkland, standing in Brisbane planetarium

Us smiling in Byron Bay, selfie-ing in Dreamworlds, embracing sunset in Goldcoast

Us smiling in Byron Bay, selfie-ing in Dreamworlds, embracing sunset in Goldcoast

Thanks bibi Winta for everything. We will see you soon...

Thanks bibi Winta for everything. We will see you soon…

Advertisements

No Responses to “Kunjungan ke brisbane dan renungan bepergian dengan pagi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: