psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

Tasmania dari jendela mobil

Setelah melewatkan dua tahun ritual bepergian merayakan ulang tahun pernikahan, akhirnya kami pun pergi tahun ini. Dan kami memilih Tasmania sebagai tujuan kali ini. Kata winta, Tasmania itu kw-nya New Zealand, yah itung-itung pemanasan sebelum akhirnya pergi kesana. Amiiin 🙂

Liburan kali ini, kami ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Kami memutuskan menyewa campervan. Campervan atau motorhome, di amerika lebih dikenal dengan sebuatn recreation vehicles, adalah tipe kendaraan yang juga dilengkapi fasilitas seperti tempat tidur, dapur dan bahkan toilet. Pengguna campervan bisa jalan-jalan kemana-mana tanpa perlu repot-repot memikirkan menginap dimana atau makan apa.

Kami dengar pertama kali dari seorang teman, katanya dengan campervan bisa lebih murah. Mmm, tapi ketika mencoba tanya dan browsing sana-sini dan bahkan telpon langsung ke berbagai operator campervan, yang kami dapati tidaklah demikian. Well, campervan mungkin bisa lebih murah jika kasusnya sang pengguna adalah keluarga dengan anak-anak yang sudah besar. Sedangkan kami? karena pagi masih bayi, kami pun harus menyewa campervan tipe tertentu yang dilengkapi fasilitas car seat. Apesnya karena masa liburan yang mendekat, hanya ada tipe tertentu yang tersisa. Dan pilihan kami pun jatuh ke type Henty 4 berth (4 tempat tidur) dilengkapi fasilitas dapur lalu toilet bahkan ada microwave dan televisi juga (yang sebenarnya tidak begitu kami perlukan). Ini terlalu mewah buat kami, tapi kami tidak punya pilihan lain. Kami mendapatkan mobilnya di menit-menit terakhir. Kelik yang pengin banget merasakan jalan-jalan pake campervan pun langsung mengiyakan, meski ya itu. Mahal. Tapi ya sudahlah, ada hal-hal yang tidak bisa dibeli dengan uang, yaitu rasa ingin tahu 🙂 dan untungnya ada seorang teman yang memutuskan ikut beberapa hari, yah lumayan lah buat share biayanya.

Sebenarnya pengalaman berwisata memakai campervan sudah saya tulis di koran The Jakarta Post berikut tips-tips nya. Semoga bermanfaat. Rute yang kami ambil sebenarnya menyontoh Winta. Tapi karena kami lebih mobile, kami sempat berhenti di beberapa tempat menarik lainnya.

Selama lima hari bercampervanria dan menempuh jarak 800 km, saya belajar satu hal bahwa terkadang tujuan tak lagi penting, yang terutama adalah perjalanan diantaranya.

Image

in the middle of nowhere

Image

Tasmania’s panoramic cliche

Image

departing

Image

the spacious bed

Image

cooking in the van

Image

look who’s having fun?

Image

posing at the entrance of Villarett Gardens

Image

after breakfast

Advertisements

No Responses to “Tasmania dari jendela mobil”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: