psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

merawat mimpi

Saya masih punya banyak mimpi. Umur kepala tiga dan sudah punya buntut anak perempuan yang lucu lincah luar biasa sampai bikin keringatan sehari-hari sampai melupakan segala aktifitas (fiuh) tidak menyurutkan keinginan saya untuk bermimpi :). Saya sangat bersyukur satu demi satu mimpi saya tercapai. Tapi masih banyak mimpi-mimpi lainnya yang belum mewujud. Katanya orang perlu punya mimpi supaya membuat hidupnya lebih hidup, karena tidak punya mimpi seolah-seolah membuat hidup ini berhenti karena tidak ada lagi yang dikejar.

Saat ini saya sedang mengejar mimpi saya yang lainnya: membuat media. Dari dulu saya ingin sekali punya media sendiri yang tidak hanya bisa dinikmati sendiri atau orang-orang terdekat seperti blog kacangan ini. Tapi sesuatu yang bisa dibaca dan bermanfaat oleh orang lain. Ini menjadi tantangan tersendiri, karena selama ini saya hanya terbiasa menulis dan tidak memikirkan tetek bengek masalah pemasaran atau organisasi penerbitan dan lain-lain. Jadi, menurut saya, bermimpi sebenarnya bermula dari keberanian untuk menantang diri sendiri. Aah semoga saya bisa.

Sedikit demi sedikit, selangkah demi selangkah saya coba raih mimpi tersebut. Beruntung sekali proyek media impian saya ini menjadi topik penelitian untuk thesis saya. Saya anggap ini sebuah proses untuk memetakan masalah dan mencoba mencari solusi yang baik. Topik riset saya adalah jurnalisme alternatif. Semua bermulai dari kegemesen saya melihat carut marut media di Indonesia. Banyaknya kepentingan politik dan ekonomi yang ada di media saat ini, menghancurkan kualitas berita yang diterima ke publik (masih kebawa nulis tesis nih kayaknya). Saat ini hampir tidak ada media yang bersih dari campur tangan kepentingan politik. Eneg gak sih liat Hary Tanoe atau Surya Paloh atau Bakrie yang menggunakan media masing-masing untuk mengusung kepentingan politik mereka. Tapi terlepas dari mereka, saya berani bertaruh dengan kepala saya bahwa hampir semua media di Indonesia yah seperti itu. Niatan saya sih, saya ingin sekali (fingers crossed) membuat sebuah media yang beda dari yang ada. Aaah, mungkin terlalu utopis atau idealis…tapi saya ingin sekali melihat orang-orang Indonesia tercerahkan ketika membaca berita bukan malah tersulutkan oleh isu-isu gak jelas yang dibuat semata-mata untuk menjelek-jelekkan lawan politik lainnya. 

Pelan-pelan saya coba raih mimpi ini, membaca banyak-banyak buku teks, berbincang dengan banyak teman dan calon partner sekaligus sahabat-sahabat tersayang tentang rencana ini 🙂 dan semoga saya diberi kesempatan untuk ngobrol dengan para ahlinya sebagai bagian dari proyek tesis saya. Itu adalah sebagian cara saya untuk merawat mimpi saya yang satu ini selain kemudian menuliskannya di blog ini sebagai pengingat dan bentuk tanggung jawab saya untuk menuntaskan mimpi ini. 

Semoga. 

 

 

 

Advertisements

No Responses to “merawat mimpi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: