psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

Menjelajahi Hobbiton di bawah langit biru

20141120_125252_HDR

Sehabis sarapan, kami langsung berangkat ke Hobbiton. Kami sampai sekitar jam 10 dan yak ampun, ternyata pengunjungnya sudah banyak. Kami pun kedapatan tur jam 11.45. Tiketnya langsung dibayar disana. Mahal juga tiketnya $75 dollar seorang. Tapi masak gak jadi ikut padahal udah dibela-belain nyebrang dari Pulau Selatan. Untungnya untuk anak-anak dibawah 5 tahun masih gratis. . Ya sudahlah ya.

Sembari menunggu, kami potret-potret disekitar gerbang kedatangan. Kami menunggu dengan was-was karena turun hujan. Iih gak seru, tur terus hujan-hujan dan enggak dapat langit biru. Selama menunggu, saya berdoa dalam hati semoga hujan berhenti dan langit jadi biru.

20141120_110131

Jadi tur di hobbiton ini termasuk jasa antar ke kampung hobbiton dengan menggunakan bis. Jadi kita tidak masuk sendiri. Para pengunjung dibagi beberapa kloter yang dipimpin oleh satu pemandu wisata. Untuk satu bis satu kloter. Pemandu wisata kami adalah perempuan muda bernama Hannah.

20141120_122439

Dari Hannah kami mengetahu banyak cerita-cerita seru. Tentang bagaimana perfeksionisnya si Peter Jackson. Jadi waktu pengambilan gambar Lord of The Rings (LOTR), pakde Peter ini dengan spesifik meminta daerah berbukit-bukit yang tidak ada kabel listriknya sampai jarak beberapa km. Langit harus bersih, dia bersikeras. Ketemulah dia dengan seorang peternak lokal yang punya lahan puluhan hektar. Cih, pakde Peter mungkin belum tahu ada teknologi special effects. Ini pakde, suami saya jagoannya :))

Proyek syuting pun berlangsung serba rahasia. Penduduk lokal tidak ada yang tahu. Baru setelah launching mereka akhirnya ngeh. Lobby-nya pakde Peter ini lumayan okay loh, sampai dia bisa meminta pemerintah setempat untuk mengeluarkan peraturan yang melarang helikopter terbang di atas lokasi syuting. Suatu ketika, katanya, ada pilot yang nekat. Akhirnya izin pilot tersebut dicabut.

Hannah juga membagi cerita pengambilan gambar yang seru. Katanya gambar Baggins dan Gandalf yang ngobrol di teras rumah Baggins itu diambil dini hari bukan senja seperti di film. Hal itu dikarenakan posisi matahari yang tidak memungkinkan.

20141120_125631_HDR

Ketika giliran kami, syukur sekali langit tiba-tiba cerah dan jadi biru. Saya langung ambil foto disana-sini. Jalan-jalannya lumayan apalagi kontur tanahnya yang naik turun. Tapi asli, semuanya cantiiik, persis yang difilm. Ya iyalah hahaha…Pernak-perniknya pun lucu-lucu dan imut-imut. Sayang sekali pagi tiba-tiba tertidur di tengah-tengah, jadinya saya harus menggendongnya kesana-kemari.

Sebelum selesai, kami diantar ke penginapan green dragon untuk istirahat dan minum-minum. Kami membeli ginger beer yang enaaaaaaaaak banget. Yah ampun, bener deh rasanya enak. Setelah pengalaman itu, kemana kami pergi pasti mencari ginger beer, tapi sayangnya tidak ada yang seenak di green dragon.

Setelah menjelajahi hobbiton di bawah langit biru, petualangan pun selesai, kami harus kembali ke dunia nyata.

 

 

 

 

Advertisements

No Responses to “Menjelajahi Hobbiton di bawah langit biru”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: