psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

Perjalanan ke selatan yang tak terlupakan

20141123_125404

Setelah berkunjung sebentar ke Auckland, kami pun melanjutkan perjalanan kembali ke Pulau Selatan. Seharusnya sih kami pergi ke atas lagi, tapi karena kecerobohan saya memesan mobil campervan jadinya kami harus kembali ke selatan. Tapi kami sungguh tidak menyesal, karena perjalanan ini menurut saya adalah perjalanan dengan pemandangan paling okay. Bener-bener cantik, di setiap belokan, kami selalu dikejutkan pemandangan indah di kiri dan kanan. Gunung, gurun, sungai dan lembah dengan macam-macam warna dari hijau, kuning, abu-abu ditambah langit biru yang cerah. Top banget pokoknya.

Dari Auckland kami menuju Wellington, tapi kami menempuh jalur berbeda. Kami menginap di Tongariro National Park, salah satu daerah yang dilindungi. Lokasinya cukup terpencil namun apik. Untuk kesana kami harus melewati gurun.  Ketika sampai disana, kami sudah menjumpai beberapa pengunjung. Kami hanya bayar $6 seorang disana untuk bermalam karena wilayah perkemahan dibawah manajemen department of conservation (DoC). Harga yang sangat murah dibanding pemandangan puncak gunung es yang menemani kami sepanjang malam.

Keesokan harinya kami melanjutkan perjalanan ke Wellington untuk mengejar kapal feri sore hari. Sengaja memilih kapal terakhir, karena kami ingin merasakan naik kapal ketika sore hari bukan pagi hari seperti waktu kami berangkat. Sambil menunggu jadwal keberangkatan, kami sempat main-main lagi ke taman di wellington melihat planetarium yang ada disana.

IMG_20141122_195625

Kami diantar oleh matahari yang terbenam ketika naik feri. Saran saya sih lebih baik naik pagi hari, karena bisa lihat pemandangan. Kalau sore hari tidak bisa lihat apa-apa. Gelap sekali.

Sesampai di Picton, kami pun mblusuk-mblusuk nyari tempat perkemahan murah lagi punya DoC. Kami sempat nyasar karena gelap sekali jalan kesana. Kami juga kesulitan nyari pos tempat membayar. Biasanya ada di depan, dan setiap camper harus membayar terlebih dahulu sebelum menginap dilokasi yang disediakan. kami baca-baca review, sebaiknya bayar dulu dan menaruh kertas bukti pembayaran di jendea depan. Sebaiknya bayar dimuka kalau tidak ingin tiba-tiba pintu digedor sama petugas ketika tidur nyenyak, karena belum bayar.

IMG_20141122_081558

Paginya kami baru lihat bahwa tempat menginap kami cantik sekali, begitu terpencil dan ada danau kecil. Kami sarapan ditemani bebek-bebek lucu.

Setelah selesai sarapan, kami pun melanjutkan perjalanan. Bedanya jika berangkat kami mengambil jalur kanan dekat samudra pasifik, kali ini kami ambil jalur tengah. Tujuan kami daerah pemandian air panas di daerah Hanmer Spring.

Nampaknya kami memilih rute yang tepat. Sepanjang jalan, pemandangannya luar biasa. Cantik-cantik semua. Campuran warna kuning, biru dan hijau begitu membuai mata kami. Entah berapa pemberhentian kami ambil karena ingin motret. Melihat foto-fotonya kembali membuat saya ingin terbang lagi kesana.

20141123_155115

20141123_163850

Di tengah jalan, kami pun melakukan pemberhentian spontan ketika melihat peternakan kecil yang ada kafenya. Nikmatnya jalan pakai kendaraan sendiri adalah, kami bisa berhenti kapan saja dan dimana saja. Pagi bersenang-senang dengan hewan-hewan yang dipelihara disana.

Andai saja itinerari berjalan seperti yang direncanakan, tentu kami akan melewatkan pemandangan dan pengalaman seru ini. Rencana yang kacau ternyata ada hikmahnya juga.

 

Advertisements

No Responses to “Perjalanan ke selatan yang tak terlupakan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: