psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

Milford Sound yang memesona

Setelah melewati sedikit hambatan akibat kecelakaan lalu lintas di hari sebelumnya, esok harinya kami pun berangkat menuju Milford Sound. Penggemar Lord of The Rings pasti tahu bahwa Milford Sound adalah salah satu lokasi yang dipakai Peter Jackson.

Perjalanan kesana cukup jauh. Langit biru awalnya menemani kami, tapi lama-kelamaan mendung menggantung mengiringi perjalanan kami. Selama perjalanan kami juga sambil melihat-lihat lokasi menginap malam nanti. Tapi sepanjang jalan, tidak ada yang cocok. Lokasi memang terpencil, tetapi pemandangannya tidak ada yang se-oke sebelumnya. Kami pun berpikir nantilah, yang penting kami tiba ke pelabuhannya terlebih dahulu.

20141127_114224_HDR20141127_105919_HDR

20141127_14561820141127_155937_HDRPANO_20141127_154249PANO_20141128_11191520141128_120003_HDR20141128_083943_HDRPANO_20141128_08322320141128_083139_HDR

Karena cuaca yang tidak mendukung, kami memutuskan untuk naik kapal besok pagi saja, berharap cuaca lebih baik. Akhirnya kami ke pelabuhan sekalian survey harga kapal mana yang murah dan jadwal keberangkatan yang cocok.

Masalahnya kami harus mencari penginapan yang tidak jauh. Memang ada beberapa pilihan, tapi semuanya tidak sesuai di hati. Hingga di suatu persimpangan jalan, kami melihat papan penunjuk ke arah Gunn’s Camp. Mmmm, kami pun akhirnya nekat belok kesana, dengan harapan menemukan tempat menginap seru.

Awalnya sih kami tidak yakin. Jalan menuju kesana buruk sekali, banyak batu-batu. Setelah beberapa saat, tibalah kami disana. Wah, diluar dugaan tempatnya asik sekali. Ternyata Hollyford Camp, adalah lokasi yang dibuat untuk tempat tinggal para pekerja yang membangun jalan ke Milford Sound. Perlu diketahui akses ke Milford Sound cukup menantang, namun jalannya sudah mulus. Bahkan ada suatu titik, dimana jalannya menembus bukit. Bayangkan betapa hebatnya para pekerja itu.

Penginapannya cukup unik dengan rumah-rumah tua dan pintu-pintu warna-warni. Sebenarnya kami bisa saja menginap di mobil tapi ingin merasakan tinggal di kabin. Kami ingin mencoba sistem pemanasnya yang masih menggunakan kayu bakar. Meski pr banget menyalakannya, tapi setidaknya kami bisa tidur dengan nyaman malam itu. Di penginapan tersebut juga ada museum yang bisa dikunjungi. Waktu pagi hari, saya baru sadar betapa cantik lokasi Gunn’s camp ini. Lokasinya diapit bukit-bukit dan ada sungai mengalir di belakangnya.

Setelah beberes dan sarapan, kami pun bergegas ke Milford Sound. Ya ampun hampir terlambat, tapi untung saja masih bisa membeli tiket dan mengejar kapal yang paling pagi.

Berangkatlah kami dengan ratusan wisatawan lainnya. Penuh juga, mungkin karena yang paling murah.

Dan yah memang wow pemandangannya. Jika selama ini kami melihat pemandangan gunung-gunung dan bukit-bukit yang memukai dari kejauhan lewat jalan darat. Kali ini kami bisa melihat lebih dekat dengan kapal. Serunya perjalanan kami pun ditemani lumba-lumba yang setia mengiringi kami. Kekurangannya munkin karena kapalnya terlalu penuh, jadi bingung juga mau foto-foto.

20141128_092742_HDR20141128_100621_HDR20141128_10322120141128_10392220141128_105026_HDRIMG_20141128_094737IMG_20141128_103048IMG_20141128_103135IMG_20141128_103732PANO_20141128_093639PANO_20141128_092048

Perjalanan hampir satu jam itu pun tak terasa. Setelah turun dari kapal, kami pun menuju campervan kami menuju tujuan kami berikutnya.

Advertisements

No Responses to “Milford Sound yang memesona”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: