psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

Sakit

Seingat saya, terakhir saya sakit adalah ketika saya ulang tahun akhir Desember lalu. Itu gara-gara kekonyolan ngotot datang rapat pagi, akhirnya nekat menembus hujan naik gojek. Badan basah sekujur basah, saya pun akhirnya harus melanggar kaul untuk tidak beli baju tahun itu karena saya tidak bawa ganti. Sepulangnya, saya langsung demam dan flu…Fiuh ulang tahun yang tidak menyenangkan.

Hampir empat bulan sehat bugar. Saya jatuh sakit lagi kemarin. Awalnya dari batuk-batuk. Saya bawa pergi liburan ke Singapura tidak kunjung sembuh juga. Mungkin kecapekan. Sepulangnya dari cuti, bukannya malah membaik, kondisi jadi tambah parah. Pakai demam pula, akhirnya harus pergi ke dokter dan meminum antibiotik. Saya sadar penyakit yang saya derita kali ini juga dipengaruhi beban pikiran. Setelah setahunan berpikir, saya akhirnya mengambil keputusan yang akan mengubah karir saya. Sebelumnya saya sempat gelisah bertanya apakah ini keputusan yang terbaik. Setelah saya manyakinkan diri, saya pun bisa tidur lebih tenang di malam hari dan batuk pun hilang dengan sendirinya. Saya pun mendapatkan solusi buat kebingungan saya. Aaah, Tuhan memang punya cara yang ajaib untuk mengejutkan saya.

Tetapi yang paling sedih dari sakit ini adalah saya menularkan virus/bakteri ini kedua anak-anak saya. Mereka juga batuk-batuk dan demam. Patah hati saya. Saya memang kurang berhati-hati. Tidak memakai masker waktu bersama-sama mereka. Mereka pun harus pergi ke dokter. Sakitnya pun cukup lama. Karena setelah sempat reda demamnya, mereka demam lagi. Bikin deg-degan. Untung dokternya bilang penyakitnya bukan sesuatu yang serius, hanya infeksi virus dan mungkin bakteri, karenanya mereka harus minum antibiotik juga. Hati tetap sedih. Tapi mau gimana lagi, ini semua gara-gara keteledoran saya.

Untung semuanya sudah membaik. Tinggal pengasuh Nyala yang masih batuk-batuk. Aah, luar biasa sekali memang bakteri dan virus yang menyerang kali ini.

Satu hal yang saya ambil dari semua wabah di bulan April ini, tidak ada yang lebih penting dari kesehatan dan keluarga. Dan selain hidup sehat dan makan sehat, pikiran yang sehat pun penting juga. Semoga jangan sakit lagi.

Advertisements

No Responses to “Sakit”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: