psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

Kenangan Kawaguchiko

Sewaktu suami menawarkan memasukkan Kawaguchiko ke daftar itinerari kami, saya sih cuek-cuek saja. Saya sudah cukup puas dengan Tokyo, Kyoto dan Osaka yang merupakan tujuan wajib buat orang yang baru pergi ke Jepang untuk pertama kalinya. Alasannya sih dia pengin melihat gunung Fuji lebih dekat dan Kawaguchiko adalah salah satu daerah yang pas untuk melihatnya. Well, saya tidak menolak toh 15 hari adalah waktu yang cukup panjang, jadi empat kota masih oke lah.

IMG_20170523_162231

Perjalanan dari Seta ke Kawaguchiko cukup jauh. Tapi pemandangan yang ada cukup memanjakan, mulai dari rumah-rumah khas Jepang, sawah-sawah lalu daerah industri berganti ke pemandangan yang didominasi warna hijau di sepanjang jalan sampai bertemu gunung Fuji legendaris. Kami berganti kereta beberapa kali. Dari yang bagus dan penuh ilustrasi sampai kereta tua yang mengingatkan saya pada KRL di Jakarta. Modelnya persis.

Sesampainya di stasiun, aura daerah turis begitu kuat. Begitu keluar, kami disambut oleh gunung Fuji yang megah yang seakan-akan selalu menggoda mengajak ingin berfoto setiap saat. Di luar stasiun, bus-bus pariwisata berseliweran menaikkan dan menurunkan penumpang. Kami memutuskan jalan kaki saja ke arah penginapan sekalian melihat-lihat pemandangan.

IMG_20170523_164746

IMG_20170524_113021

Penginapan kami cukup istimewa. Ini rumah asli Jepang. Rumahnya besar sekali dan sedikit menyeramkan karena kami hanya berempat sementara ruangannya berlapis-lapis khas orang Jepang. Kerennya kamar kami tepat berhadapan dengan gunung Fuji.

 

Esoknya kami jalan-jalan ke daerah kampung Jepang yang masih mempertahankan rumah aslinya. Kami dapat info disana juga ada tempat sewa kimono yang murah. Kalau di Kyoto, sewanya bisa mencapai 3000-5000 yen, nah disini hanya 1000 yen saja. Setelah ke kampung Jepang, kami pun pergi ke public onsen, yaitu tempat pemandian air hangat khas Jepang dimana para pengunjungnya harus telanjang. Katanya kalau ke Jepang, kudu harus wajib merasakan ini. Seru dan deg-deg sih, karena saya harus menggandeng dua anak, sementara ayahnya pergi sendiri. Ini dikarenakan pemandiannya memisahkan antara laki-laki dan perempuan. Setelah berendam, kami pun makan malam. Yang disayangkan di daerah ini adalah makanannya kurang begitu enak. Selain itu jam bukanya juga aneh. Pokoknya mereka buka hanya jam makan siang dan malam, selain itu tutup.

Esoknya kami pulang. Tapi kami mampir kami ke taman bermain Fuji-Q Highland Park yang baru dibuka. Karena kami tidak ada agenda ke Disney, ya sudahlah bermain ke taman ini dan cukup memuaskan kok.

Jujur dari rangkaian perjalanan kami di Jepang, saya menikmati sekali trip ke Kawaguchiko yang semula saya anggap remeh. Alasannya di tempat tersebut saya merasakan semua hal yang khas Jepang: tidur di atas tatami, mencoba kimono, mandi onsen dan pergi ke theme park. Seruuuu pokoknya.

 

 

Advertisements

No Responses to “Kenangan Kawaguchiko”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: