psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

Upaya menjaga semangat dan kewarasan selama karantina

IMG_20200331_065520

 

Hari ke-42 bekerja dari rumah. Semua terasa berjalan cepat. Tahu-tahu sudah hampir satu setengah bulan berkantor dari rumah.

Tapi begitu pagi datang dan mata terbuka, seakan waktu mendadak pause. Membayangkan aktivitas yang akan terjadi satu hari ke depan, semua mendadak berjalan lambat.

Memasak. Membangunkan anak. Berolah raga. Sarapan. Mandi. Bekerja. Bermain bersama anak-anak. Meeting kantor. Mengajar. Belanja. Mendampingi anak belajar. Semua dalam mode yang berulang-ulang setiap minggunya. Blaaaagh!

Kalau tidak kreatif memang bisa mati kebosanan, bukan hanya saya tapi juga anak-anak. Jujur saja, ketika anak saya menggerutu teriak: “Bosaaan!” Kepala saya langsung cenut-cenut mencari berbagai cara untuk membangkitkan semangat mereka.

Ini adalah beberapa aktivitas yang saya coba lakukan:

  1. Saya selalu rutin mengajak anak bergerak lewat olahraga pagi di luar rumah. Mulai dari jalan, naik sepeda, main di halaman masjid dekat rumah, atau keliling kampung. Meski sekarang jadi sesering dulu, karena aturan PSBB.

IMG-20200324-WA0000

2. Beraktivitas di halaman rumah. Beruntung sekali kami punya halaman rumah, yang meski seimprit, bisalah buat melepas penat. Jika sedang jenuh, saya suka ajak anak-anak main air, main hopscotch, main karet, menanam tananam dan juga menyirami tanaman. Terkadang saya hanya mengajak anak-anak berjemur setiap pagi di depan rumah sambil mendengarkan lagu-lagu Disney.  Atau joget-joget ala tiktok. Hahaha, saat ini saya dan Pagi sedang keranjingan main tiktok. Setiap koreografi baru yang muncul langsung berusaha kami kuasai.  Saat momen Paskah kemarin, mereka diajak mencari telur di halaman dan setelah ketemu, mereka pun menghiasnya.

 

3.  Olahraga di rumah ketika cuaca tidak mendukung juga dilakukan. Tidak hanya mengajak anak-anak yoga tapi juga exercise yang penuh gerak.

IMG_20200328_100936

 

4. Semua boardgame yang kami punya sudah kami keluarkan: Mulai dari monopoli, scrabble, ular tangga, halma dan juga permainan kartu. Si kecil Nyala pun juga sudah bisa ikutan main. Entah kenapa, setiap main monopoli, si bontot itu selalu berakhir jadi juragan.

IMG_20200328_202542

 

5. Memasak. Kami coba segala menu. Bersyukur sekali ada yang namanya cookpad, ya saudara-saudara. Saya biasanya libatkan anak-anak mulai dari menyiapkan bahan. Memang prosesnya bisa sangat kacau dan berantakan, tapi mereka sangat menikmatinya.

IMG-20200418-WA0007

6. Make up time. Ini kesukaan Nyala. Beberapa kali dia minta dirias. Setelah itu memakai baju cantik dan berpose di depan kamera. Saya biasanya jadi perias saja, tapi satu kali pernah ikutan dandan, ternyata menyenangkan juga. Selain make up, terkadang saya iseng bermain dengan mengepang rambut mereka.  Setelah berapa lama didiamkan, mereka senang begitu melihat rambut mereka  berubah jadi keriting.

 

7. Art time: Pagi dan Nyala tidak bosan-bosannya menggambar dan mewarnai. Mereka lumayan indipenden untuk urusan ini. Bahkan terakhir mereka bisa melukis dengan cat acrylic sendiri. Luar biasa memang.

 

Buat mereka yang punya anak,  saat karantina ini memang tidak mudah. Karena selain harus bekerja, juga harus ngurusin anak-anak. Tapi alih-alih menjadi beban, mungkin kita bisa melihatnya sebagai upaya menjaga kewarasan di masa yang serba tidak menentu ini, karena begitu mendengar tertawa, sensasi rasa yang hadir memang tidak ada duanya.  Tetap semangat dan kreatif, ibu-ibu!

 

 

 

 

No Responses to “Upaya menjaga semangat dan kewarasan selama karantina”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: