psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

Belajar hal baru

Pengalaman empat bulan terakhir ini memberiku banyak kesempatan untuk belajar banyak hal baru. Salah satu yang paling tidak mudah adalah proses belajar yang memaksa aku untuk melihat ulang semua kebiasaan, prinsip, dan nilai hidup yang selama ini kuyakini.

Sampai detik ini aku pun mengalibrasi semuanya dengan apa yang kuhadapi saat ini. Ini sangat tidak mudah, apalagi pada saat yang bersamaan aku juga harus memikirkan orang lain.

Aku berharap dengan menuliskannya dapat membantu mempermudah proses ini.

Berikut adalah beberapa tantangan tersebut

  1. Pasrah

Sebagai seseorang yang mengaku murid Tuhan Yesus, bersikap pasrah seharusnya jadi hal yang mudah yah. Tapi tidak bagi saya. Bagi orang yang sangat control freak, saya merasa lebih tenang jika kendali ada di saya. Keadaan menjadi lebih baik jika saya tahu apa yang harus saya lakukan atau setidaknya antisipasi apa yang harus saya siapkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Saya mencoba melakukannya di awal-awal ketika keliek di rumah sakit. Tapi akibatnya semua terasa berat dan saya tidak bisa tidur berhari-hari karena begitu banyak yang harus saya pikirkan sementara variabel masalah yang ada tampak tak terhingga.

Banyak juga selalu mengatakan pada saya untuk berserah saja pada yang di atas. Awalnya saya hanya mengiyakan saja tanpa benar-benar melakukannya, hingga suatu malam, ketika saya tidak kunjung juga mampu menutup mata sementara rasa capek begitu menumpuk, saya pun berucap, “Tuhan, saya serahkan semua ke dalam tanganMu saja, karena saya yakin dirimu pasti memberikan yang terbaik,” dan menutup mata hingga akhirnya bisa tertidur.

Untuk bisa dalam kondisi seperti itu adalah perjuangan tiap hari bagi saya. Saya masih belajar untuk bisa berserah.

2. Hidup untuk saat ini

Sebagai pemimpi, saya suka merencanakan banyak hal. Bukan rencana yang rigid dan pasti, tapi senang bisa rasanya bisa membayangkan apa yang saya inginkan tahun depan dan berusaha mewujudkannya tentunya.

Saat ini kebiasaan merencanakan segala sesuatu jauh-jauh hari begitu menyiksa saya. Begitu banyak hal yang tidak bisa dipastikan, saya hanya bisa menunggu dan berserah saja.

Saat ini begitu banyak rencana saya terbengkalai. Rencana tahun depan, lima tahun lagi bahkan rencana minggu depan tidak ada dalam bayangan saja.

“Coba mikir apa yang terjadi 10 jam ke depan,” ujar seorang teman. Awalnya sulit, tapi itu yang membantuku untuk bisa melewati hari yah. Hidup dan nikmati apa yang ada saat ini.

3. Terbuka untuk banyak orang

Saya bukan tipe yang gampang berbagi, apalagi ketika ada masalah. Saya cenderung menutup diri ketika merasa kesulitan. Saya hanya membaginya pada orang-orang terdekat saja, itu pun saya masih sering memilih-milih.

Sewaktu pertama Keliek dirawat, untuk pertama kalinya sejak dari awal saya mencoba membagi masalah ini dengan banyak orang. Saya sadar saya tidak mampu menanggungnya sendiri. Saya juga meminta tolong beberapa pihak untuk membantu dari awal. Tapi memang tidak semua orang bisa membantu. Sedih dan kecewa memang, mungkin itu salah satu alasan mengapa saya begitu tertutup ketika ada masalah.

Ketika begitu menyadari begitu banyak teman dan sahabat yang peduli pada Keliek, saya pun haru. Tapi tetap untuk membalas pesan wa yang sekadar menanyakan kabar atau progress, butuh waktu berhari-hari untuk membalasnya. Apalagi ketika orangnya tidak kenal dekat yah. Terkadang pertanyaan itu datang pada kondisi di mana saya juga masih memproses apa yang sedang terjadi. Atau terkadang pesan itu datang ketika tidak ada kabar baik yang bisa dibagi. Menyusun pesan di wa terkadang begitu berat. Tangis saya bisa menjadi-jadi ketika hanya membalas wa.

Terkadang ketika kondisi sangat berat dan dada ini sesak, saya bisa dengan spontan menelpon pihak-pihak yang saya pikir nyaman untuk berbicara.

Saya masih berproses sampai detik ini untuk berserah, menikmati apa yang ada, dan membagi kesedihan saya dengan orang lain. Tuhan, mampukan saya.

No Responses to “Belajar hal baru”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: