psychopatika
the not so ordinary life of a young-at-heart mother of two and wordsmith

Namanya Mbak Ely

Di usia hampir kepala empat, saya merasa butuh ekstra keras untuk menjalin pertemanan baru. Tapi tak terduga, saya mendapatkan teman baru di saat dan waktu yang tidak terduga.

Saya memanggilnya Mbak Ely.

Kami dipertemukan di ruang UGD RS MRCCC Siloam Semanggi tanggal 23 Desember.

Saya melihatnya sedang berdiri menunggu ruang rawat inap untuk suaminya. Ruang UGD memang bukan tempat ideal bagi penunggu pasien. Tidak ada kursi buat penunggu, yang ada hanya tempat tidur untuk pasien, jadi penunggu hanya bisa berdiri, atau numpang taruh pantat di tempat tidur pasien.

Kala itu saya beruntung. Saya sudah semalaman di ruang UGD dan berhasil mengamankan satu kursi yang nganggur di sana.

Ketika itu saya melihat Mbak Ely menunggu suaminya yang baru masuk ke ruang UGD. Saya yang baru bangun dari tidur ayam saya pun merasa iba melihatnya yang hanya berdiri saja. Saya pun menawarkan kursi singgasana saya. Dia pun mengucapkan terima kasih. Tak berapa lama dia pun tertunduk di kursi itu, entah mengantuk atau berdoa.

Lalu suster datang menghampirinya mengatakan suaminya akan segera naik ke ruang rawat inap. Segera dia menghampiri saya dan mengembalikan kursi yang dia pinjam. Percakapan pun tak terelakkan. Saya bertanya siapa yang sakit dan apa sakitnya. Ternyata Mbak Ely bernasib sama dengan saya, suami kami sama-sama kena leukemia akut.

Suaminya baru divonis mengidap leukemia bulan Oktober lalu dan dia segera membawanya kemarin karena infeksi di perutnya yang semakin parah.

Sontak saya memeluknya. Saya merasa seperti mendapatkan teman yang tahu benar apa yang saya rasakan selama 7 bulan ini.

Mbak Ely dan suaminya Mas Deddy juga punya dua anak yang masih kecil-kecil. Dia bercerita, selama sakit, mereka menitipkan anak-anak mereka ke orang tuanya. Di akhir pertemuan, kami pun sepakat untuk saling memberi semangat.

Esoknya kami pun sering ngobrol lewat whatsapp atau janjian di area sekitar rumah sakit, guna berbagi lelah dan cerita setelah seharian menemani suami. Meski urusan rumah sakit tidak pernah habis, saya selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengannya. Biasanya kami bertemu di ruang tunggu UGD, lobby rumah sakit atau ruang tunggu ICU karena tidak berapa lama, suami Mbak Ely harus dipindah ke ICU.

Ketika bertemu, tidak hanya kami berbagi cerita tentang keluarga kami masing-masing tapi juga berbagi beban. Selama 10 hari tak putus-putus kami berkomunikasi, memberi motivasi, semangat, dan saling mendoakan. Mbak Ely menjadi teman saya yang memberikan harapan di tengah-tengah situasi yang tidak mudah. “Tetap semangat buat anak-anak, ya Mbak,” itu adalah mantra kami berdua yang kami ucapkan ketika hendak berpisah.

Namun pada tanggal 2 Januari, sebuah pesan singkat datang ke whatsapp saya pagi itu dari Mbak Ely : “Suamiku meninggal,” langsung saya pamit ke Keliek yang untungnya sudah rapih dan tinggal menunggu sarapan datang untuk pergi menjenguk Mbak Ely di ruang tunggu ICU.

Ketika datang, saya melihatnya duduk lesu di pojok ruang tunggu ditemani kakaknya yang selalu menemaninya selama ini. Wajahnya tampak tegar. Begitu dia melihat saya, kami pun langsung berpelukan. Rasa kehilangannya adalah rasa kehilangan saya. Saya tidak sempat merangkai kata-kata penghibur, hanya mantra, “Tetap semangat Mbak buat anak-anak” yang kuulang-ulang sambil terus-terusan menggenggam tangannya.

Siang itu, Mbak Ely akhirnya pulang ke rumahnya bertemu kembali dengan anak-anaknya meski dengan membawa jenazah suaminya.

Sedangkan saya masih harus menunggu di rumah sakit, meski saya tidak mengira bahwa saya harus melakukan hal yang sama tiga hari kemudian.

No Responses to “Namanya Mbak Ely”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: